mbah loso… master teh dari karanganyar

Di daerah Solo dan Jogja ada satu ciri khas yang bisa ditemui kala sore sampai dini hari yaitu wedangan yang di solo populer disebut HIK (hidangan istimewa kampung), dan di jogya disebut angkringan. Warung hik ini biasanya mempunyai menu yang hampir sama di setiap daerah, yaitu aneka jenis minuman dan makanan kecil serta nasi bungkus yang berisi nasi sekepal, dengan lauk secuil bandeng goreng serta sambal yang populer disebut nasi kucing.  

Berbicara tentang wedangan, ada satu tempat yang wajib dikunjungi di Karanganyar kota, yaitu wedangan / HIK mbah Loso, walaupun mbah loso telah meninggal beberapa tahun yang lalu dan sekarang usaha ini dilanjutkan oleh istrinya yaitu mbah wiji. Sebenarnya makanan yang ada di HIK ini tidak berbeda jauh dengan menu wedangan ditempat lain, tapi ada satu yang menjadi primadona yaitu TEH. Oleh mbah Loso pengunjung akan disajikan Teh dengan citarasa yang disebut ginastel, yaitu legi (manis), panas, dan kentel (kental).

mbah losoMbah Loso mempunyai resep khusus untuk membuat teh racikannya menjadi sangat istimewa, yaitu dengan mencampur beberapa teh dari merk yang berbeda. Jurus meramu teh ini dinamai dengan “Pak Djenggot Balapan Nyapu Gerdu”, mbah Loso akan mengambil satu lembar koran kemudian akan membuka satu persatu bungkusan teh yang “disentil” dulu lalu mencampur teh merk Djenggot, merk Sepeda Balap, merk Nyapu, dan merk Gardoe, kemudian diremas-remas dan dicampur sampai rata, dan campuran ini dimasukkan ke dalam sebuah kaleng. Kemudian mbah Loso akan mengambil sekitar 2-3 jumput dari campuran teh tadi dan dimasukkan ke dalam cangkir berbahan logam yang besar dan diseduh dengan air panas yang masih mendidih (karena ceret tetap dipanasi diatas tungku arang).  Satu kali seduhan digunakan untuk membuat 3 sampai 4 gelas, pertama dituang separuh gelas, kemudian seduhan teh tadi ditambah air panas lagi dan digunakan untuk menambah separuhnya lagi. Mbah Loso menggunakan air yang di ambil dari sebuah gentong dari tanah (gerabah) dan gula yang di pakai adalah produksi dari Pabrik Gula Tasikmadoe Karanganyar. Tapi hati-hati bagi diet gula karena mbah Loso membuat teh dengan 3 sendok makan gula, dan disajikan keadaan sangat panas. Di wedangan mbah Loso teh yang disajikan akan selalu dibuat langsung (fresh) bukan cenceman (seduhan di ceret), hal-hal itulah yang tidak bisa dianggap remeh, karena ikut menentukan cita rasa teh itu sendiri.

Wedangan Mbah Loso sudah ada sejak kurang lebih 50 tahun yang lalu, sedangkan Mbah Loso sendiri sudah berumur sekitar 75 tahun, di usianya yang begitu lanjut, dia masih tampak sehat, dan selalu setia meracik teh bagi para pelanggannya. Wedangan Mbah Loso berada sekitar 200 meter di sebelah barat Rumah Dinas Bupati Karanganyar, atau sebelah selatan Stadion 45 Karanganyar, atau Kantor Satlantas Polres Karanganyar ketimur 50 meter kemudian ada gang masuk ke kiri disitulah tempatnya.

Wedangan HIK mbah Loso buka mulai sekitar jam 14.00 WIB sampai sekitar jam 22 malam, dengan dibantu oleh anak-anaknya, mau mencoba …. awas ketagihan lhoo.

Update Januari 2016Hik mbah Loso pindah alamat  di timur jembatan Siwaluh jalan arah ke matesih sekitar 150 mt, kanan jalan  (kurang lebih 500 mt dari tempat yang lama)

Advertisements
This entry was posted in Kuliner and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s