Museum DeMata dan DeArca – Yogyakarta

dmata 10Kamera digital dan smartphone semakin menjadi tren masa kini terutama di kalangan muda, walaupun yang sudah berumur pun tidak mau ketinggalan. Kamera saat ini hampir digunakan pada setiap kesempatan, apalagi dengan adanya smartphone yang telah dilengkapi dengan kamera yang canggih. Setiap ada obyek menarik langsung “cekrek”, pose sedikit “cekrek”, bahkan saat sedang makan pun makanan yang akan di nikmati tidak luput dari bidikan kamera. Saat di jalan, taman, mall, sekolahan, bahkan di kantor, sering kita jumpai seseorang yang sedang mengambil foto diri sendiri yang biasa di sebut “selfi”, bahkan saking narsis nya mereka tidak peduli berapa pasang mata yang sedang memperhatikan tingkahnya.

xt-squareDengan melihat tren tersebut di Yogyakarta telah di sediakan wahana yang sangat tepat dengan hoby “selfi” tersebut. Adalah De Mata dan De Arca namanya, yang merupakan Trick Eye Museum, berdiri sejak akhir tahun 2013 yang menempati dua area di XT Square Yogyakarta. XT Square adalah menempati bekas terminal umbulharjo (terminal lama) sehingga XT Square bisa diartikan sebagai Eks Terminal Square, yang beralamat di Jalan Veteran, Pandeyan, Yogyakarta.  De Mata Trick Eye Museum ini menempati area basement Gedung Umar Kayam di lengkapi sekitar 120 gambar tiga-dmata 2 dmata 3dimensi dengan ukuran yang besar dan di tata sedemikian rupa sehingga dengan tata cahaya serta pengaturan kamera dan sudut pengambilan gambar yang tepat akan menghasilkan foto yang sangat mirip dengan aslinya. Hal ini juga di dukung dengan pengaturan pose pengunjung yang akan di ambil fotonya dengan mengikuti contoh yang ada di bagian bawah (pojok) berupa foto ukuran kecil sebagai contoh. Gambar-gambar 3 Dimensi ini sebagian besar merupakan karya Petrus Kusuma dan di tata seperti model ruangan labirin yang tidak membosankan. Pada obyek gambar tertentu juga disediakan sebuah tangga untuk membantu proses pengambilan gambar, bahkan karyawan yang bertugas pun bersedia membantu. Bagi yang tidak membawa kamera bisa menyewa kepada petugas di loket, atau ingin di foto oleh Fotografer resmi dari pengelola Museum juga dilayani.

dmata 8 dmata 4

Di museum ini pengunjung tidak perlu malu-malu lagi untuk menyalurkan hoby “selfi” nya, karena semua pengunjung juga melakukan hal yang sama baik anakdmata 6-anak, remaja, hingga orang tua pun tidak ketinggalan. Yang perlu diperhatikan adalah antri dengan tertib menunggu giliran untuk berpose, kemudian lihat contoh foto yang ada dibawah untuk di ikuti, lalu bidik dengan tepat sehingga didapat foto yang bagus. Bahkan untuk mendapatkan foto yang sempurna beberapa pengunjung rela tiduran di lantai atau bergaya dengan berbagai macam ekspresi. Apabila pengunjung telah puas bergaya di Museum DeMata maka bisa langsung menuju ke Museum DeArca yang berada di depan Museum DeMata, atau ingin istirahat untuk makan dan minum di kantin yang tersedia. Untuk memasuki dua Museum ini pengunjung bisa membeli tiket terusan DeMata dan DeArca sekaligus.

dmata 9 dmata 7

DeArca memiliki konsep yang hampir sama dengan DeMata hanya obyek di Museum DeArca adalah berupa yang terbuat dari lilin dengan berbagai karakter, baik artis, pejabat, pahlawan nasional, tokoh masyarakat dan sebagainya.  Kalau diperhatikan, patung-patung yang ada di DeArca sangat mirip dengan aslinya bahkan ukurannya juga sama. Di sini pengunjung bisa dmata 5berfoto bersama Pak Harto dan Bu Tin, Gus Dur, Sukarno Hatta, Presiden Jokowi, Obama, bahkan ada mbah Marijan juga. Dibagian belakang ada tokoh-tokoh dan karakter perfilman, seperti Jackie Chan, Rambo, Arnold, dan lainnya. Kedua museum ini buka setiap hari dari jam 10.00 WIB sampai 22.00 WIB dengan harga tiket Rp. 60.000,- dan untuk tiket terusan DeMata dan DeArce adalah Rp. 100.000,-.

Bagaimana mau mencoba ….

Alamat            :     XT Square,   Jl. Veteran, Pandeyan, Yogyakartademata (1)

Telepon           :     +62 274 380809

Reservasi        :     +62 274 7198777

e-mail              :      museumdemata@gmail.codematam

 

 

 

Jangan lupa kunjungi Elieva Yasmine Channel ….

 

Advertisements
This entry was posted in Jalan-jalan and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Museum DeMata dan DeArca – Yogyakarta

  1. astried 6B says:

    Aku juga pernah kesitu,enak banget kan liv??

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s